Mengurus Pajak Lima Tahunan Palembang 2020

Tanggal 18 Februari Jupe (nama panggilan motor Jupiter MX kesayangan saya) genap berusia satu dekade. Yang berarti waktunya buat ganti plat (lagi) atau waktunya buat mengurus pajak lima tahunan. Nah di sini saya coba buat catatan prosedur atau tahapan-tahapan dalam membayar pajak 5 tahunan. Harapan minimalnya sebagai catatan buat diri sendiri jika harus kembali bayar pajak. Harapan maksimalnya semoga bisa membantu warganet lain yang mau mandiri dan memang seharusnya enggak lewat calo. Yuk kita mulai!

Stage [0]

Siapkan dokumen yang diperlukan. Yaitu :

  • STNK
  • BPKB
  • KTP (sesuai nama di STNK dan BPKB)

Saya pribadi sekalian bawa salinan/copy dari masing-masing dokumen di atas. Tapi di kantor Samsat ada kok tempat foto copy. Satu lagi yang juga saya siapkan dari rumah yaitu Pulpen. Dan satu yang saya lupa, uang receh. Dua hal sepele ini amat mempermudah kita kalau ada. Ingat! Pulpen dan uang receh.

Stage [1]

Datang ke kantor Samsat daerah kamu. Buat kamu yang sama dengan saya berdomisili di Palembang, tempat kita mengurus pajak kendaraan bermotor ada di Jl. Kapten A. Rivai, bukan yang di depan PS mall ya, kantor Samsat lama ini sekarang menurut teman yang tidak ingin namanya disebutkan khusus rubah bentuk, mutasi, gitu-gitu. Aneh ya? Namanya Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) tapi atapnya banyak. Mungkin di era 4.0 memang begini modelnya. Saya generasi 0.0 ngikut saja.

Stage 1 selesai! Item diperoleh Tidak Ada!

Stage [2]

Sampai di kantor Samsat kita langsung ke tempat cek fisik. Enggak perlu isi/bawa formulir apa-apa langsung aja bawa diri dan kendaraan ke petugas cek fisik. Di Samsat Palembang, areanya berada di bagian paling belakang dekat workshop/bengkel pembuatan plat nomor dan musholla. Sayangnya saya enggak sempat ambil banyak foto, saya agak canggung juga di Samsat baru ini, karena terakhir kali mengurus pajak 5 tahunan ya 5 tahun lalu di Samsat lama.

Selesai cek fisik petugas akan memberikan formulir hasil cek fisik.

Stage 2 selesai! Item diperoleh Form Hasil Cek Fisik!

Stage [3]

Tujuan kita selanjutnya “Counter Cek Fisik”! Lokasinya ada di gedung utama lantai 2 sebelah kiri. Tapi sebelumnya kita beli map terlebih dahulu di tempat foto copy yang juga ada di lantai 2. Taruh di map dokumen-dokumen persyaratan yaitu :

  • Form hasil cek fisik
  • KTP asli
  • BPKB (copy)
  • STNK asli

Saya juga menaruh copy STNK dan KTP sih walau tidak ada di banner petunjuk.

😝

Serahkan map beserta dokumen persyaratan ke loket “Pendaftaran” kemudian duduk manis tunggu dokumen diproses. Tunggu nama kita dipanggil ke loket “Penyerahan”.

Di loket “Penyerahan”, dokumen kita tadi akan dikembalikan (dan telah disusun rapi oleh petugas.. makasih pak 😝) plus formulir permohonan registrasi kendaraan yang harus kita isi sendiri.

Stage 3 selesai! Item diperoleh Surat Permohonan Registrasi Kendaraan Bermotor (SPRKB)!

Stage [4]

Area selanjutnya ada di lantai 1. Pertama kita ke bagian informasi buat ambil nomer antri.

Kembali duduk manis menunggu nomer antrian kita dipanggil. Jangan lupa gabungkan BPKB asli ke dalam map bersama dokumen-dokumen kita tadi. Jadi sekarang map saya berisi :

  • Hasil cek fisik
  • KTP asli+copy
  • BPKB asli+copy
  • STNK asli+copy
  • SPRKB

Setelah nomer kita dipanggil, serahkan Map dan dokumen-dokumennya ke loket “Penyerahan” di counter 5. Selesai proses dokumen nama kita akan dipanggil buat mengambil kembali BPKB asli, kembali duduk dan simpan baik-baik buku yang kalau hilang bakal repot ini.

Selanjutnya nama kita akan dipanggil oleh petugas bank ke loket “Bank/Pembayaran” buat setor pembayaran pajak. Selesai dari loket “Bank/Pembayaran” kita akan memperoleh “Bukti Setor”, KTP asli kita juga dikembalikan di sini seingat saya. Simpan baik-baik keduanya.

Duduk manis lagi! Kali ini menunggu STNK baru kita selesai dicetak. Tunggu nama kita dipanggil ke loket “Penyerahan”.

Stage 4 selesai! Item diperoleh :

  • Bukti setoran bank!
  • STNK baru
  • Copy biru STNK

Final Stage

Satu tugas lagi maka perjuangan kita tuntas. Terakhir adalah cetak plat nomor kendaraan di loket “Workshop TNKB”. Seperti yang sudah saya sebut tadi areanya ada di bagian paling belakang dekat area cek fisik dan musholla. Serahkan semua dokumen dari “Stage 4” (bukti setor bank, copy biru STNK dan STNK asli) ke petugas “Workshop TNKB”. Tunggu plat baru kita selesai dicetak.

Selesai deh. Gampang pokoknya. Di tiap counter sudah tersedia petunjuk yang jelas. Pun juga petugas sekarang sepertinya sudah ganti generasi, kalau kata ramah mungkin subjektif tapi yang jelas tidak bengis dan sinis seperti 5 tahun lalu ketika kali pertama saya mengurus ganti plat di mana sisa-sisa generasi jaman feodal masih ada. Mungkin.

Assalamualaikum.

Referensi
comments powered by Disqus